Beberapa tips untuk GO GREEN pada pertanian

Tinggalkan jejak tanpa karbon yang berlebihan untuk masa depan anak cucu generasi penerus bangsa kita, dengan beberapa cara sbb: 

1) Pasang Methane Digester untuk mengatur air limbah dan pemadatan di peternakan Anda. Ini akan mengolah limbah hewan anda melalui kondisi anaerobik dimana akan menciptakan gas metana. The Methane Digester akan mengurangi produksi baik pemadatan dan cairan pada peternakan anda. Anda dapat memilih untuk menjual metana yang telah dihasilkan atau menggunakannya sendiri untuk menghasilkan listrik. Cairan dapat digunakan sebagai pupuk dengan patogen rendah dan tanaman kaya nutrisi.

2) Mulai Budidaya penggarapan konservasi ketika menanam tanaman anda. Budidaya Konservasi akan membatasi erosi tanah anda. Sewaktu residu tersisa pada bidang itu, maka akan berpengaruh terhadap minimalnya erosi air.Pengolahan tanah membantu untuk mengurangi polusi udara. Kualitas air meningkat. Berkurangnya Traktor yang diperlukan, yang mengarah untuk menurunkan biaya produksi berupa bahan bakar dan tenaga kerja.


3) Sewakan tanah anda pada petani kincir angin atau menjadi Petani kincir angin sendiri. Anda bisa menggunakan daya yang dihasilkan oleh turbin angin sendiri atau menjualnya kepada perusahaan listrik. 

 
4) Beralih ke rumput untuk pakan ternak sapi Anda. Sapi yang sehat selalu diberi makan rumput. Sapi yang diberi makan rumput adalah bebas hormon dan antibiotik. Sapi yang memakan rumput belum pernah terbukti menderita penyakit sapi gila (BSE) karena mereka hanya mengkonsumsi materi yang berkeliaran dan bebas dari bentuk tahan asam E. Coli., yang dimana merupakan makanan yang sangat serius bersumber bakteri. Apabila bentuk E. Coli mengena, maka konsumen dapat menjadi sakit parah dan bahkan meninggal.


5) Untuk pemerahan susu sapi, coba berpikir untuk memasang sebuah pompa vakum berkecepatan variabel. Pompa ini akan membantu untuk mengurangi konsumsi energi 30 hingga 60% dan penurunan polusi serta kebisingan di ruang anda.


6) Mulailah Rotasi tanaman. Rotasi tanaman memastikan tanah yang kaya gizi. Setiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda pada tanah. Tidak menanam tanaman yang sama tahun demi tahun di bidang yang sama memastikan bahwa tuntutan yang berlebihan tidak dibuat pada bidang Anda. Rotasi tanaman secara alami membantu memberantas gulma, serangga, dan penyakit tanaman yang dimana mungkin akan rentan terhadap hal-hal tersebut.


7) Ganti bohlam biasa yang menguras energi dengan bola lampu neon hemat energi.


8) Keluarga dan komunitas sekitar anda diikutkan untuk lebih hijau, ajak segenap masyarakat untuk memulai dan membangun pasar tradisional/modern para petani. Jual hasil tanaman Anda.


9) Gunakan energi matahari untuk menjalankan Sistem Irigasi tetes. Ada banyak keuntungan daripada sistem Drip Irigasi. Anda dapat mengatur berapa banyak air yang dibutuhkan dan diterima setiap tanaman anda. Konsumsi air menurun hingga 50%. Anda akan melihat penurunan gulma, penyakit tanaman, pupuk dan penggunaan herbisida.Sebuah sistem irigasi tetes sangatlah mudah untuk dipasang dan digunakan.

Semoga Sukses !